Dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kompetensi generasi muda di Balangan, Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) STKOM Sapta Computer dibawah naungan Direktorat Kursus dan Pelatihan kembali menyelenggarakan pelatihan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) di bidang desain grafis secara gratis yang resmi dimulai sejak tanggal 13 Mei hingga 14 Juni 2024 di Lab Komputer LKP STKOM Sapta Computer Balangan.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi anak muda di Balangan dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan khusus di bidang desain grafis. Keahlian praktis ini harapannya dapat dikembangkan untuk mendorong semangat kewirausahaan dan meningkatkan peluang kerja di kalangan generasi muda.

Pelaksanaan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan didampingi oleh lima orang mahasiswa MSIB Batch 6 dan dibimbing langsung oleh instruktur yang ahli dan berpengalaman di bidang desain grafis. Metode yang digunakan meliputi lecturing, demonstrasi hingga proyek.

Desvia, seorang instruktur desain grafis mengungkapkan tujuan penggunaan metode tersebut adalah agar peserta dapat memahami setiap prosesnya dengan baik serta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menyelesaikan masalah nyata.

“Dengan menggunakan metode lecturing, yaitu pendekatan tradisional dimana saya menyampaikan materi secara lisan, diikuti dengan metode demonstrasi yang menunjukkan secara langsung agar peserta PKW dapat melihat dan memahami prosesnya, serta menggunakan metode proyek untuk mendorong peserta agar dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menangani tantangan yang mereka hadapi,” ungkap Desvia.

Mutia Rahma salah satu peserta yang mengikuti pelatihan tersebut merasa sangat senang karena mendapatkan banyak pengetahuan seputar dunia desain grafis.

“Saya senang dan bersyukur sekali bisa mengikuti program ini. Banyak sekali manfaat yang saya dapatkan, terutama pengetahuan baru. Awalnya, saya masih awam menggunakan komputer, tidak tahu bagaimana menggunakan perangkat lunak seperti CorelDRAW. Sekarang jadi paham dan mulai mahir,”ucapnya.

Selain materi dan praktik tentang penggunaan aplikasi CorelDRAW, peserta juga dikenalkan dengan konsep kewirausahaan yang mencakup perencanaan usaha, permodalan hingga tahap pemasaran yang didasarkan pada keahlian desan grafis.

“Melalui pelatihan PKW ini, saya memperoleh tiga pengetahuan baru sekaligus. Pertama, kami diajarkan tentang kewirausahaan, mulai dari definisi wirausaha, perencanaan usaha, permodalan hingga metode pemasaran. Kedua, kami belajar menggunakan aplikasi CorelDRAW untuk mendesain mock up hingga pada praktik printing pada mug dan kaos. Terakhir, kami dibekali pengetahuan mendalam tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sehingga lebih memahami aspek-aspek yang perlu diperhatikan saat bekerja,” jelas Hadi Rusadi ketika diminta pendapatnya mengenai pengetahuan baru yang diperoleh selama program berlangsung.

Desvia menambahkan bahwa peserta PKW menunjukkan peningkatan yang signifikan selama program berjalan, baik dalam penggunaan device komputer, aplikasi CorelDRAW, maupun dalam keterampilan kreatifitas masing-masing.

“Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi peserta PKW sendiri,” tambahnya.

Program Kecakapan Wirausaha keahlian desain grafis ini diharapkan dapat menghasilkan pemuda yang tidak hanya kompeten dalam hal teknis, namun juga memiliki jiwa wirausaha yang kuat. Seperti yang diungkapkan oleh Fahmi, salah satu peserta PKW yang merasa lebih siap memulai sebuah bisnis di bidang desain grafis setelah mengikuti program ini.

“Saya siap jika diberikan peluang untuk memulai sebuah bisnis, karena jasa desain grafis sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk membantu mereka dalam membuat desain yang diinginkan,” ujarnya. Dengan adanya program ini, diharapkan generasi muda khusunya di Kabupaten Balangan dapat terus mengembangkan keterampilan mereka di bidang desain grafis dan mampu menciptakan karya-karya kreatif yang dapat bersaing di pasar kerja maupun menjadi wirausaha mandiri.

Penulis : Zulfa (ULM-MSIB Batch 6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *